Sabtu, 07 Desember 2013




Nagato kepada Akatsuki
(Melalui Tendou Pain)
"Kita semua senasib, Agama,
ideologi, sumber daya, tanah, dendam,
cinta, atau yang lain... Tidak peduli betapa
menyedihkan alasannya, itu cukup untuk
memulai perang. Perang tidak akan pernah
berhenti."
"Mereka yang tidak bisa mengerti rasa sakit
tidak akan pernah memahami apa itu
kedamaian!"
Nagato kepada Hanzo
(Melalui Tendou Pain)
"Apakah kau lupa wajahku? Hanzo, yang
telah bersekutu denganmu, telah
mengkhianati kita. Kau, hanya fokus pada
kepentinganmu sendiri, kalian semua
adalah sampah. Dulu aku pernah
menghormatimu, Tapi sekarang, kau sudah
berubah. Dan kau bahkan tak
dapat mencari tahu mengapa kau
kehilangan ku ... Sekarang Lenyapnylah,
Hanzo."
Nagato kepada Tsunade
(Melalui Tendou Pain)
"Aku ingin kau merasakan rasa sakit, untuk
berpikir tentang rasa sakit, untuk menerima
rasa sakit, dan mengetahui bagaimana
rasa sakit."
"Kau pikir kau satu-satunya yang peduli.Kau
pikir, kau bisa menunda kematian.. Tapi
kedamaian itu yang membuatmu bodoh
dan ceroboh. Jika kau membunuh
seseorang, orang lain akan
membunuhmu ... kebencian ini begitu
mengikat kita bersama".
Nagato kepada Jiraiya
"Bahkan seorang anak bodoh bisa tumbuh
dengan cara yang benar, ketika dia belajar
apa itu rasa sakit.."
"Tapi suatu hari nanti aku akan
mematahkan kutukan itu. Jika ada hal yang
berharga seperti perdamaian, pasti akan
mencarinya!"
Nagato kepada Naruto Uzumaki
(Melalui Tendou Pain)
"Lewat keadilan, aku akan membawa
kedamaian."
"Kita berdua menginginkan hal yang sama.
Kita berdua menginginkan kedamaian yang
dikatakan jiraiya"
" Kau berusaha untuk kedamaianmu dan
aku untuk kedamaianku. Kami hanya orang
biasa yang berusaha untuk membalas
dendam dengan nama kedamaian, tapi jika
balas dendam disebut sebagai kedamaian,
keadilan itu lebih berkembang ke arah
balas dendam dan menjadi
rantai kebencian."
Nagato kepada Naruto Uzumaki
(Melalui dirinya)
"Itu tidak akan mengubah kenyataan
bahwa kau tidak bisa memaafkanku. Cinta
dan maaf tidak bisa dibeli dengan kata-kata
indah."
"Aku mempunyai dua sumber penderitaan
yang besar. Salah satunya adalah kematian
orang tuaku. Ini adalah kisah dimana
amegakure menjadi sebuah medan
pertarungan dalam sebuah perang antara
negara besar"
"Aku masih belum bisa mempercayai apa
yang jiraiya percaya, atau pada dirinya
sendiri.. tapi kau memilihkanku jalan yang
berbeda. Dalam dirimu, aku bisa melihat
masa depan yang berbeda. Aku akan
mempercayaimu, Uzumaki Naruto."
Kata-kata terakhir dari Nagato Uzumaki
"Perang membawa kematian.. dan luka
serta kepedihan ada di kedua sisinya. Tak
ada yang lebih pedih untuk menerima
kematian orang yang kau cintai.. jadi
kau percaya mereka tak akan pernah mati.
Khususnya mereka yang belum mengetahui
perang.
Seperti generasimu.. Kau mencoba mencari
artinya dalam kematian.. tapi hanya ada
kepedihan dan kebencian yang kau tidak
tahu harus diapakan. Membunuh dengan
kejam.. kebencian yang abadi... Kepedihan
yang tak akan sembuh... Itu adalah perang.
Naruto, ini adalah masalah yang harus kau
hadapi.. Buku itu seperti seseorang yang
mengatur ulang segalanya. Atau mungkin
itu adalah tangan dewa yang
sesungguhnya. Peranku sudah berakhir
sekarang.. Naruto kau pasti bisa!!."


(Quotes nagato)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar